"Jika kebencian Anda bisa diubah menjadi listrik, itu akan menerangi seluruh dunia"

Nikola Tesla

Hukum Bacaan Idgham Mutamatsilain, Idgham Mutajanitsain dan Idzgham Mutaqarribain

Hukum Bacaan Idgham Mutamatsilain

Pada pembahasan sebelumnya, telah diterangkan mengenai hukum bacaan Lafdzul jalalah. Nah, kali ini kita akan melanjutkan pembahasan ilmu tajwid ke bab yang berikutnya, yakni mengenai hukum bacaan Idgham Mutamatsilain.

Pengertian Idgham Mutamatsilain

Secara bahasa Idgham Mutamatsilain ialah memasukkan huruf yang sama. Sedangkan menurut istilah ialah hukum tajwid yang terjadi apabila ada dua huruf yang sama dan bertemu secara berurutan, huruf yang pertama mati, sedang yang kedua hidup (berharakat). Contoh: baa` bertemu baa`, taa` bertemu taa`, dzal bertemu dzal, dan seterusnya.

Hukum bacaan ini bisa terjadi pada semua huruf hijaiyyah, kecuali pada huruf wawu yang bertemu dengan wawu, dan huruf ya` yang bertemu dengan huruf ya`.

Cara membaca Idgham Mutamatsilain

Cara membaca bacaan Idgham Mutamatsilain ialah harus dimasukkan, di-idgham-kan, atau ditasydidkan kepada huruf yang kedua.

Contoh Idgham Mutamatsilain

Contoh bacaan Idgham Mutamatsilain didalam Alqur`an ada banyak sekali. Dan special buat sobat, kali ini akan saya tampilkan beberapa contohnya. Selanjutnya silahkan sobat tambahkan sendiri. Berikut contohnya:

اِضْرِبْ بِعَصَاكَ



اِذْذَهَبَ

فَمَا رَبِحَتْ تِجَارَتُهُمْ


Dibaca:


اِضْرِ بِّعَصَاكَ


اِذَّهَبَ

فَمَارَبِحَتِّجَارَتُهُمْ

belajar ilmu tajwid
Ilmu Tajwid


Hukum Bacaan Idgham Mutajanitsain

Pada pertemuan sebelumnya, kita telah melalui dengan pembahasan mengenai idgham mutaqarribain. Nah, kali ini kita akan melanjutkan bahasan kita mengenai ilmu tajwid pada bab idgham mutajanitsain.

Apakah sobat sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan Idgham Mutajanitsain? Jika belum, maka alangkah baiknya jika sobat membaca artikel ini sampai tuntas agar segera mengerti apa itu Idgham Mutajanitsain.

Pengertian Idgham Mutajanitsain

Secara bahasa, Idgham Mutajanitsain terdiri dari 2 kata, yakni idgham yang memiliki arti memasukkan, dan juga mutajanitsain yang memiliki arti sejenis. Hukum bacaan ini terjadi karena adanya dua huruf hijaiyyah yang bersifat konsonan (bukan huruf vokal) yang memiliki tempat keluar (makhorijul huruf) yang sama.

Cara membaca Idgham Mutajanitsain

Sama seperti pembahasan sebelumnya, cara membaca Idgham Mutajanitsain ialah dengan memasukkan huruf pertama kedalam huruf yang kedua.

Contoh bacaan Idgham Mutajanitsain

Berikut adalah beberapa contoh bacaan Idgham Mutajanitsain didalam Alqur`an:

لَقَدْتَابَ



بَسَطْتَ

قُلْ رَبِّ


Untuk membacanya ialah dibaca sebagai berikut:

لَقَتَّابَ

بَسَتَّ

قُرَّبِّ

Hukum Bacaan Idzgham Mutaqarribain

Pada pertemuan sebelumnya, kita telah membahas mengenai hukum bacaan idgham mutamatsilain. Nah, pada kesempatan ini, kita akan kembali melanjutkan pembahasan mengenai hukum bacaan Idzgham Mutaqarribain.

Pengertian Idzgham Mutaqarribain

Secara bahasa, Idzgham Mutaqarribain terdiri dari dua huruf, yakni idgham yang berarti memasukkan, dan juga mutaqarribain yang berarti dua yang berdekatan.

Secara istilah, Idzgham Mutaqarribain terjadi apabila:

1. Huruf tsaa` sukun, bertemu dengan huruf dzal
2. Huruf baa` sukun, bertemu dengan huruf mim
3. Huruf qoof sukun, bertemu dengan kaaf

Cara membaca Idzgham Mutaqarribain

Cara membaca hukum bacaan Idzgham Mutaqarribain ialah harus dimasukkan kedalam huruf kedua.

Contoh Idzgham Mutaqarribain

Ada banyak sekali contoh Idzgham Mutaqarribain didalam Alqur`an. Dan kali ini akan saya tunjukkan beberapa contoh saja, nantinya silahkan sobat kembangkan sendiri. Berikut contohnya:

يَلْهَثْ ذَلِكَ

اِرْكَبْ مَعَنَا

اَلَمْ نَخْلُقْكُمْ

Cara membacanya ialah sebagai berikut:

يَلْهَذَّلِكَ

اِرْكَمَّعَنَا

اَلَمْ نَخْلُكُّمْ

Sekian pembahasan kita mengenai hukum bacaan idgham mutamatsilain, idgham mutajanitsain dan idgham mutaqorribain, semoga menjadi manfaat untuk kita semua dan apabila ada kesalahan mohon di koreksi. Terimakasih..

0 Response to "Hukum Bacaan Idgham Mutamatsilain, Idgham Mutajanitsain dan Idzgham Mutaqarribain"

Post a Comment