"Jika kebencian Anda bisa diubah menjadi listrik, itu akan menerangi seluruh dunia"

Nikola Tesla

Bagaimana Hukum Bacaan Mad Jaiz Munfashil?

Hukum Bacaan Mad Jaiz Munfashil

Pada pertemuan yang sebelumnya, kita telah membahas mengenai hukum bacaan mad wajib muttashil. Nah, kali ini kita akan melanjutkan pembahasan kita mengenail ilmu tajwid, yakni tentang Hukum Bacaan Mad Jaiz Munfashil.

Apakah sobat sudah tahu pengertian dari Mad Jaiz Munfashil? Jika belum, maka alangkah baiknya jika sobat mau membaca artikel ini agar bias segera tahu apa itu Mad Jaiz Munfashil.

Pengertian Mad Jaiz Munfashil Menurut Bahasa dan Istilah

Mad Jaiz Munfashil adalah hukum bacaan yang terjadi apabila ada mad thobi`i, bertemu dengan huruf hamzah di lain kalimat. Berbeda dengan mad wajib muttashil. Jika mad wajib muttashil ialah jika ada mad thabi`I bertemu dengan hamzah dalam satu kalimat, maka Mad Jaiz Munfashil dilain kalimat.

Cara Membaca Mad Jaiz Munfashil

Cara membacanya ialah, boleh dipanjangkan seperti mad thabi`i sepanjang dua harokat, juga boleh dibaca seperti mad wajib muttashil sepanjang 5 harakat. Tetapi, menurut kebanyakan ulama`, lebih baik dipanjangkan seperti panjangnya mad wajib muttashil yakni 5 harakat.

Contoh Mad Jaiz Munfashil dalam Alqur`an

Didalam kita suci Alqur`an, terdapat banyak sekali contoh bacaan Mad Jaiz Munfashil. Dan berikut ini adalah sebagian dari contoh-contohnya.

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ

إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ


Hukum Bacaan Mad Jaiz Munfashil dan Mad Wajib Muttashil
Belajar Ilmu Tajwid


Demikian pembahasan kita hari ini mengenai hukum bacaan mad jaiz munfasil. Semoga sedikit atau banyak dapat memberikn manfaat untuk kita semua dan apabila ditemukan kesalahan mohon untuk dikoreksi melalui kolom komentar. Terimakasih
loading...

0 Response to "Bagaimana Hukum Bacaan Mad Jaiz Munfashil?"

Post a Comment